Sabtu, 07 November 2009

Pembiacara : Yulius Wikaya, S.kom

Keamanan Jaringan Komputer


Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program - program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan.


Manfaat yang didapat dalam membangun jaringan komputer, yaitu :
  1. Sharing resources Sharing resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai.
  2. Media Komunikasi Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya.
  3. Integrasi Data Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.
  4. Pengembangan dan Pemeliharaan Pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapat digunakan secara bersama – sama. Jaringan komputer juga memudahkan pemakai dalam merawat harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat.
  5. Keamanan Data Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif.
  6. Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini Dengan pemakaian sumber daya secara bersama – sama, akan mendapatkan hasil yang maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diakses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsung diketahui oleh setiap pemakai.

Tujuan Keamanan Jaringan Komputer :
• Availability / Ketersediaan
• Reliability / Kehandalan
• Confidentiality / Kerahasiaan

Cara Pengamanan Jaringan Komputer :
a. Autentikasi
  • Proses pengenalan peralatan, sistem operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan komputer.
  • Autentikasi dimulai pada saat user login ke jaringan dengan cara memasukkan password.
Tahapan Autentikasi :

  1. Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari peralatan pada suatu simpul jaringan (data link layer dan network layer)
  2. Autentikasi untuk mengenal sistem operasi yang terhubung ke jaringan (transport layer)
  3. Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan (session dan presentation layer)
  4. Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi yang digunakan (application layer)
b. Enkripsi
  • Teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data / file baik di dalam komputer maupun pada jalur komunikasi dari pemakai yang tidak dikehendaki.
  • Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data.
Teknik Enkripsi
• DES (Data Encription Standard)
• RSA (Rivest Shamir Adelman)

Resiko Jaringan Komputer :

Segala bentuk ancaman baik fisik maupun logik yang langsung atau tidak langsung mengganggu kegiatan yang sedang berlangsung dalam jaringan.

Faktor- Faktor Penyebab Resiko Dalam Jaringan Komputer :
  1. Kelemahan manusia (human error)
  2. Kelemahan perangkat keras komputer
  3. Kelemahan sistem operasi jaringan
  4. Kelemahan sistem jaringan komunikasi

Ancaman Jaringan Komputer
  • FISIK
  1. Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
  2. Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
  3. Wiretapping
  4. Bencana alam
  • LOGIK
  1. Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
  2. Virus
  3. Sniffing
Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan :
  • Sniffer
Peralatan yang dapat memonitor proses yang sedang berlangsung
- Spoofing
Penggunaan komputer untuk meniru (dengan cara menimpa identitas atau alamat IP.
- Phreaking
Perilaku menjadikan sistem pengamanan telepon melemah.
- Remote Attack
Segala bentuk serangan terhadap suatu mesin dimana penyerangnya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut karena dilakukan dari jarak jaruh di luar sistem jaringan atau media transmisi
- Hole
Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses autorisasi.

Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan :
• Hacker
  1. Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya.
  2. Hacker tidak merusak sistem
• Craker

  1. Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengan maksud jahat
  2. Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan :
Cracker
– Ciri-ciri cracker :
• Bisa membuat program C, C++ atau pearl
• Memiliki pengetahuan TCP/IP
• Menggunakan internet lebih dari 50 jam per-bulan
• Menguasai sistem operasi UNIX atau VMS
• Suka mengoleksi software atau hardware lama
• Terhubung ke internet untuk menjalankan aksinya
• Melakukan aksinya pada malam hari, dengan alasan waktu yang memungkinkan, jalur komunikasi tidak padat, tidak mudah diketahui orang lain

– Penyebab cracker melakukan penyerangan :
• spite, kecewa, balas dendam
• sport, petualangan
• profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain
• stupidity, mencari perhatian
• cruriosity, mencari perhatian
• politics, alasan politis



– Ciri-ciri target yang dibobol cracker :
• Sulit ditentukan
• Biasanya organisasi besar dan financial dengan sistem pengamanan yang canggih
• Bila yang dibobol jaringan kecil biasanya sistem pengamanannya lemah, dan pemiliknya baru dalam bidang internet

– Ciri-ciri target yang “berhasil” dibobol cracker :
• Pengguna bisa mengakses, bisa masuk ke jaringan tanpa “nama” dan “password”
• Pengganggu bisa mengakses, merusak, mengubah atausejenisnya terhadap data
• Pengganggu bisa mengambil alih kendali sistem
• Sistem hang, gagal bekerja, reboot atau sistem berada dalam kondisi tidak dapat dioperasikan

Manajemen Resiko :

1. Pengumpulan Informasi
a. Identifikasi Assets
  • Perangakat Keras
  • Perangkat Lunak (Sistem Operasi dan Aplikasi)
  • Perangkat Jaringan dan Komunikasi Data
  • Pengguna Jaringan
  • Lingkungan
  • Sarana Pendukung lainnya
b. Penilaian terhadap segala bentuk Ancaman (threat)








c. Penilaian terhadap bagian yang berpotensi terkena gangguan (vulnerability)
d. Penilaian terhadap perlindungan yang effektif (safeguard)
– keamanan fasilitas fisik jaringan
– keamanan perangkat lunak
– keamanan pengguna jaringan
– keamanan komunikasi data
– keamanan lingkungan jaringan

2. Analisis










3. Output
Menjalankan safeguard / risk analysis tools

Jaringan komputer dibagi menjadi 2, yaitu :

1.LAN ( Lokal Area Network)
2.WAN (Wide Area Network)

LAN terdiri dari :
1. Komputer / server
sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.


2. Switch / HUB
secara garis besar switch hampir sama dengan HUB yaitu untuk menghubngkan beberapa komputer yang ada pada jaringan, akan tetapi switch berada pada data link layer pada OSI. switch adalah bridge yang memiliki banyak port dan domain colision sendiri-sendiri pada setiap port. sehingga jika semua port digunakan kinerja dari switch tidak akan turun.switch juga disebut sebagai multi-port bridge. keunggulan switch adalah data yang dikirim dari port ke port dilakukan secara full duplex.

3.Router

Sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.


Cara melindungi LAN :
1. VLAN (Virtual Local Area Network)

suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation.
2. Firewall

suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN) anda.
3. Port Security

4.RADIUS / TACACS Server
Pembicara : Rudy, S.Kom

E-Channel Product Overview By Consumer Channel Division



e-Banking dan Mobile Banking
Tahun 2000, implementasi e-Banking dan mobile banking mulai di lakukan oleh beberapa Bank di Indonesia. Bank di Indonesia mulai memasuki dunia maya.

Awal Terciptanya Produk E-Banking
1. Konsep Awal Bank
2. Kendala - kendala Bertransaksi di Bank
3. Solusi Bertransaksi Perbankan
4. Definisi Delivery Channel
5. Produk - Produk E-Banking Saat Ini

E-Banking NISP
1. Produk - Produk E-Banking NISP
2. Hal yag telah dikerjakan E-Channel NISP
3. Perjalanan E-Banking NISP
4. Faktor - Faktor Pendukung E-Banking

Konsep Awal Bank













Beberapa Kendala Bertransaksi di BAnk :
1. Lokasi Bank cukup jauh
2. Kesulitan menarik dana pada malam hari

Solusi Bertransaksi :
Delivery Channel merupakan fasilitas pelayanan yang diberikan kepada nasabah untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi
Delivery Channel kepanjangan tangan dari bank.
MUDAH + NYAMAN = BEBAS
Contoh Delivery Channel (E-Banking Product) :

1. ATM






2. Debit







3. Call Center








4. Auto Debet








5. Internet







6. SMS Banking








Untuk dapat menikmati fasilitas E-Banking anda harus memiliki KARTU NISP.
Plus Point dari Kartu NISp yaitu design kartu bebas (Kartu Suka-suka).

ATM'S Network System












Switching Company merupakan Perusahaan yang mengkoordinir transaksi antar sesama Bank Anggota ATm jaringan.


NB : Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat pada saat sekarang ini membuat aliran informasi menjadi semakin mudah dan cepat. Akses untuk mendapat suatu informasi dengan adanya bantuan teknologi menjadi sangat mudah dan gampang dan tidak dapat dipungkiri sangat membantu dalam kehidupan pribadi setiap individu.


Internet merupakan sarana teknologi terpopuler dan digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengakses informasi secara online dan real time. Saat ini, sebagian besar dari kalangan masyarakat kita sudah menggunakan internet dalam kesehariannya, baik sebagai sarana untuk mencari informasi, bersosialisasi atau bahkan sebagai sarana untuk mencari penghasilan. Berbagai macam fasilitas dan konsep yang ditawarkan oleh internet berhasil menyentuh kehidupan pribadi sebagian masyarakat Indonesia saat ini, sebagai contoh, konsep e-banking yang ditawarkan oleh Bank-bank Indonesia di internet telah memberikan kontribusi layanan yang sangat besar bagi para konsumen perbankan Indonesia. Efisiensi waktu, pelayanan yang cepat dan tepat serta keamanan yang ditawarkan menjadi alasan sebagian besar pengguna e-banking menyukai layanan ini dan terus mengaksesnya dalam kehidupan mereka.

Rabu, 30 September 2009

Pebicara : Daniel Adhinugraha W., MMSI, MCom (IS)

Dampak Negatif
Penggunaan Teknologi Informasi & Komunikasi

Kenapa Harus Peduli ?
  1. Pengguna peralatan & aplikasi berbasis teknologi informasi ( TIK ) sudah makin tidak terhindar dalam kehidupan kita.
  2. Agar kita dapat belajar untuk menganalisis dampak yang mungkin terjadi saat membuat keputusan untuk mengimplementasikan peralatan & aplikasi berbasis TIK dalam kehidupan kita sehari.
TIK, dari Pilihan menjadi Kebutuhan
contoh : Pengguna telepon selular

Dampak Negatif :
1. Information Anxiety
Banyaknya informasi yang kita terima serius membuat kita kesulitan dalam memilih prioritas & menentukan kebenaran informasi tersebut.

2. Dehumanization
Hilangnya penghargaan atas nilai seseorang sebagai individ, digantikan dengan sederet angka identitas.

3. Health Issue
Stress yang menimbulkan oleh pengguna peralatan & aplikasi berbasis TIK, pengaruh radiasi gelombang elektromagnetis, pengaruh radiasi layar monitor, masalah persendian akibat kesalahan pengguna keyboard dan mouse argonomis, dsb.

4. Lost Privacy
Identitas digital keberadaan kita selalu terdeteksi. Selain itu, pemantauan CCTV secara berjamgka akan mengganggu privasi dalam keselamatn kita. COntoh : di Inggris ada 4,2 juta CCTV, 1 jjuta diantaranya ada di London, secara rata" seorang warga akan tertangkap 300 CCTV/hari

5. Cookies
Makin banyak informasi yang kita tampilkan dan share d internet dengan / tanpa kita sadari yang membuka peluang penyalahgunaan oleh pihak" yang tidak berwenang.

6. Digital GAP
Makin nyata kesenjangan antara kelompok yang menguasai TIK dengan kelompok yang tidak menguasai TIK, baik dalam keseharian maupun pekerjaan.

7. Possible Massive Unemployment
Implementasi TIK secara barusan dapat membawa dampak peningkatan jumlah pengurangan tenaga kerja, baik melalui PHK maupun menyempitnya peluang kerja bagi tenaga kerja yang tidak menguasai TIK.

8. Impact Of Globalization on Culture
Makin menipisnya nilai" budaya lokal akibat pengaruh globalisasi. Contoh : berapa banyak koleksi lagu lokal kita ? seberapa kali baikkah bahasa daerah kita ??.

Kesimpulan :

  1. Ambil tindakan yang mungkin ditimbulkan oleh implementasi tersebut
  2. Lakukan analisis dengan seksama & menyeluruh saat membuat keputusan untuk mengimplementasikan peralatan & aplikasi berbasis TIK>

Rabu, 09 September 2009

Pembicara : Muljadi Thio, S.kom, MM, MBA

TEKNOLOGI GREEN
Pada Perkembangan IT Komputer



Latar Belakang

Green IT mulai jadi anak emas. Sektor pendidikan saat ini sedang dilanda perubahan yang dramatis. Di seluruh dunia, penggunaan teknologi telematika dalam pendidikan semakin mengemuka. Kenneth C. Green (1999), dalam satu kajian mengenai penerapan teknologi informasi (IT) di perguruan tinggi Amerika Serikat, menyimpulkan bahwa hampir semua perguruan tinggi meletakkan agenda integrasi teknologi dalam penyampaian pendidikan sebagai tujuan utama agenda IT mereka. Disamping itu, makin banyak kuliah yang memanfaatkan teknologi Internet dan multimedia, seperti e-mail, halaman web untuk kelas, jelajah Internet, dan juga sumber dalam bentuk cakram padat

Di negara kita, projek-projek yang melibatkan aplikasi Teknologi Telematika (TT) masih amat terbatas. Salah satu projek dalam kaitan itu adalah Project for Advancement of Education Technology, yang memberi fasilitas dan layanan Internet kepada 10 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Projek ini merupakan langkah permulaan untuk memaksimumkan penggunaan TT di dunia pendidikan. Memang masalah aplikasi TT masih tidak menentu dan tidak stabil. Banyak orang mungkin masih meragukan urgensi TT ini. Namun bila dilihat betapa arus TT telah melanda perguruan tinggi di seluruh dunia, tidak seharusnya TT dikesampingkan sebagai suatu trend mutakhir semata-mata. TT bukan gejala temporal yang lewat dengan berlalunya waktu. TT merupakan gejala fundamental yang mengekalkan dan mematangkan diri secara terus-menerus. Seiring dengan itu, penggunaan TT di perguruan tinggi juga akan mencapai tahap kematangannya. Seharusnyalah, PTN maupun PTS di negara kita mempercepatkan penggunaannya agar tidak ketinggalan dari segenap segi.

Ruang Lingkup

Bagaimana mengimplementasikan strategi dan solusi untuk membantu mengurangi limbah elektronik yang terkait

Teknologi green adalah untuk sebagian perangkat dingin dan menggunakan jet modern yang bisa mengurangi panas dan membuat baterai lebih tahan lama


Tujuan dan Manfaat

Tujuan : Power energy saving

Manfaat : Hemat Listrik dan ramah Lingkungan


Perancangan dan Implementasi

Menghindari space yang terlalu besar

Menekan pengeluaran daya listrik besar

Having Duty ( ringan / gampang dibawa )

Contoh :

  • Pc HP processor AMD Cool in Quite 2.0 yang bekerja efektif dan efisien ( HP CompaQ 5850 Athlon X2 5000b 2.6 Ghz )



  • PC + Moon disalurkan dalam LCD sehingga mengurangi daya yang besar ( Advanced deskbook )

  • PC ( fujitsu.EDAET ) dengan 0 watt battery Pc ( The 0 )
  • Toshiba RADO Tablet PC => battery tahan sampai 10 jam harddisk 1 Tera 1000 Giga Byte
  • Acer => Powersmart key yang menghemat listrik hingga 40 %, adaptive changing mode yang dapat menghemat listrik jika battery penuh, Adaptor Powersmart dapat menghemat 60 % listrik dalam posisi sleep mode

Solusi Green IT

  1. Sebagai gerakan peduli terhadap lingkungan, menawarkan lingkungan yang berbasis ramah lingkungan.
  2. Biopori atau yang biasa disebut dengan Teknologi Lubang Resapan Biopori merupakan metode alternatif untuk meresa[ air hujan ke dalam tanah.
  3. Memanfaatkan Biopori ini akan membuat keseimbangan alam terjaga, sampah oraganik yang sering menimbulkan bau tidak sedap tertangani.
  4. Kelebihan Biopori adalah memperkaya kandugan air hujan. Karena setelah diserap kedalam tanah lewat biopori mengandung lumpur & bakteri, air akan melarutkan & kemudian mengandung mineral-mineral yang diperlupan untuk kehidupan. Tujuan Lubang Resapan Biopori ( LRB ) adalah agar air masuk sebanyak mungkin ke dalam tanah.

Kesimpulan

Teknologi IT msauk ke GO Green bisa menciptakan ramah lingkungan yang mengakibatkan tidak rusaknya lapisan ozon d bumi.
Keadaan IT ramah lingkungan adalah solusi bagi kehidupan berkesinambungan yang dapat d tanggungjawabkan. Kebutuhan hal itu adalah mutlak. Maka hal itu akan menjadi beban berat bagi generasi berikutnya dimana mereka akan mengalokasikan sampah polusi & segudang masalah lingkungan yang mempengaruhi kehidupan paling dasar.